sudah hampir dua bulan aku menelatarkan blog kesayanganku ini. bahkan aku hampir lupa kalo aku punya satu impian yang akan aku wujudkan melalui kebisuanya. memang bukan kewajibannya untuk lantang berteriak. kewajibanya hanya mendengarkan. semua yang buruk dan semua yang indah agar tetap terjaga baik. Maka kewajibankulah untuk berteriak dan bersenandung.
kau tau, mungkin terlalu banyak merangkai impian kadang kurang baik. apalagi kau melihat dengan mata kepalamu sendiri bagaimana impian-impian itu luruh satu persatu bahkan pada saat kau belum melakukan apapun. o% dari kemampuanmu. dan kau tidak bisa berbuat apa-apa.
mimpi. mungkin semua orang punya mimpi. tapi tahukah kamu setiap orang berhak memiliki berapa mimpi? atau seberapa seringkah setiap orang boleh bermimpi? tentu jawabanya adalah tidak terbatas sebanyakyang mereka mau. tapi yang terbatas adalah kemapuan manusia. sejauh ini aku tak menyadarinya. dan ketika aku sadar aku telah terjerembab. setidaknya aku belum mati. masi bisa sedikit diperbaiki.
kau tau, mungkin terlalu banyak merangkai impian kadang kurang baik. apalagi kau melihat dengan mata kepalamu sendiri bagaimana impian-impian itu luruh satu persatu bahkan pada saat kau belum melakukan apapun. o% dari kemampuanmu. dan kau tidak bisa berbuat apa-apa.
mimpi. mungkin semua orang punya mimpi. tapi tahukah kamu setiap orang berhak memiliki berapa mimpi? atau seberapa seringkah setiap orang boleh bermimpi? tentu jawabanya adalah tidak terbatas sebanyakyang mereka mau. tapi yang terbatas adalah kemapuan manusia. sejauh ini aku tak menyadarinya. dan ketika aku sadar aku telah terjerembab. setidaknya aku belum mati. masi bisa sedikit diperbaiki.














